Mengetahui Ciri Khas Dari Ficus Yoponensis

Ficus Yoponensis – Spesies pohon ara ini juga tersebar di seluruh wilayah Indonesia, padahal pohon ficus yang satu ini berasal dari benua Amerika, terutama pada wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Ya, bisa dikatakan bahwa tanaman ini berasal adalah pohon Indian, karena nama tersebut diambil dari suku asli yang terdapat di benua Amerika.

Spesies pohon ara Yoponensis ini banyak tersebar di benua Amerika, khususnya di Amerika Selatan dan di Amerika Tengah. Tanaman ara yang satu ini merupakan jenis pohon berkayu yang dapat tumbuh tinggi hingga 50 meter dengan luas diameter pohon sekitar 1 meter.

Daun Ficus Yoponensis

Bentuk Daun Ficus Yoponensis

Daun Ficus Yoponensis

Pohon tersebut juga identik dengan batang pohon berwarna abu terang dengan tekstur yang cukup halus. Batang dan daunnya tidak ditumbuhi bulu, selain itu daun tersebut punya ukuran yang panjang (28 cm) dan lebar (5 cm).

Buah Ficus Yoponensis

Buah Ficus yoponensis

Buah Ficus yoponensis

Buah Ficus yoponensis

Buah Ficus yoponensis

Ficus Yoponensis ini akan berbunga setiap 25 minggu sekali, yang artinya setelah dilakukan proses penyerbukan, barulah ia akan menghasilkan buah. Bunga pada pohon ini termasuk dalam golongan bunga yang tertutup, biasanya hanya tawon ara saja yang punya akses masuk ketika hendal melakukan proses penyerbukan bunga. Buah yang dihasilkan dari proses penyerbukan tersebut bisa berkembang dengan diameter 1,8 cm, berwarna hijau dan ketika matang akan berubah warna menjadi ungu kemerahan.

Buah tersebut menjadi sumber makanan dari kelelawar, kemudian kelelawar pun akan menebarkan benih bijinya, sehingga akan tumbuh menjadi tunas pohon baru yang tersebar di berbagai tempat. Bukan hanya buah saja, karena baik daun dan juga bagian buahnya sangat disukai oleh spesies monyet howler. Tak hanya, kelelawar dan monyet saja yang menjadikan daun hingga buahnya menjadi favorit, karena kedua bagian penting dari pohon Ficus Yoponensis ini juga disukai oleh para serangga, seperti semut dan laba-laba. Hal itu menjadi bukti bahwa buahnya tidak mengandung racun, karena memang amat disukai oleh mamalia dan serangga.

Menariknya, di tempat asalnya (benua Amerika) pohon tanaman ara yang satu ini dapat tumbuh menjulang dengan ukuran tinggi yang mencapai 1.200 meter. Biasanya hal tersebut kerap terjadi, apabila pohon tersebut tumbuh di kawasan pantai dan pegunungan Amerika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *