Kenali Pohon Unik Ficus Dammaropsis

Pohon Ficus Dammaropsis

Pohon Ficus Dammaropsis

Ficus Dammaropsis – Ficus ini sangat suka hidup di daerah tropis, khususnya di dataran tinggi. Tanaman/pohon dengan spesies Ficus Dammaropis ini memiliki nama umum sebagai pohon Kapiak. Sedangkan keberadaannya di negara Inggris lebih dikenal dengan pohon sukun dataran tinggi. Sekilas penampilan pohon Ficus ini terlihat mirip dengan pohon sukun yang populer di Indonesia, hanya saja untuk spesies ini lebih banyak dijumpai di daerah dataran tinggi.

Tanaman ara yang satu ini dikategorikan sebagai tumbuhan pohon berkayu yang bisa tumbuh tinggi hingga mencapai 800 meter – 2.820 meter (ukuran ekstrim). Dikarenakan ukurannya yang begitu tinggi, perbedaannya terlihat begitu dominan ketimbang jenis pohon lainnya.

Buah Ficus Dammaropsis 

Buah Ficus Dammaropsis

Buah Ficus Dammaropsis

Buah Ficus Dammaropsis

Buah Ficus Dammaropsis

Daging Buah Ficus Dammaropsis

Daging Buah Ficus Dammaropsis

Buah yang dihasilkan berwarna hijau kekuningan dan ketika matang akan berubah warna menjadi kemerahan. Meski dikenal memiliki cita rasa yang cukup enak, tapi buah tersebut jarang sekali dikonsumsi oleh manusia. Menurut referensi yang ada memang buah ini aman untuk dikomsumsi.

Daun Ficus Dammaropsis 

Daun Muda Ficus Dammaropsis

Daun Muda Ficus Dammaropsis

Daun Ficus Dammaropsis

Daun Ficus Dammaropsis

Bukan hanya bagian buahnya, tetapi daun dari Ficus Dammaropsis ini juga bisa dikonsumsi. Daun tidak bisa dikonsumsi secara langsung layaknya lalapan, melainkan harus dimasak terlebih dahulu dengan cara diasamkan.

Di negara kita, spesies ara yang satu ini cenderung lebih digemari sebagai tanaman hias atau bonsai, bukannya untuk dikonsumsi. Sebab, Ficus Dammaropsis ini memiliki bentuk yang begitu unik dan menarik, apalagi ia juga bisa ditanam dengan mudah di daerah tropis, sehingga tidak sulit menjadikannya sebagai tanaman hias maupun bonsai. Di samping itu, Ficus Dammaropsis ini merupakan jenis atau spesies tanaman yang mudah sekali dibentuk dengan cara dipangkas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *